Perkenalan yang berawal dari suatu kegiatan baksos (bakti sosial) dikampus. Yumi yang masih tercatat sebagai mahasiswi semester lima disalah satu universitas di Makassar itu menjadi panitia dalam kegiatan tersebut, dan dari situlah dia mengenal sosok Debo, senior yang setingkat diatasnya itu.
Awalnya Yumi hanya senang melihat Debo dengan perangainya yang tenang dan tidak doyan tebar pesona, ayalnya senior yang lain. Dan hal itu diketahui oleh sahabatnya Nola yang pada waktu itu dipercayakan menjadi ketua panitia, Nola pun kerap menggoda Yumi.
“yu siapa tuh yang baru aja lewat?? Senyumnya manis yahh…haaa…kamu have a crush with him yu??”
“apaanya sih noool, nggak lah…aku tuh Cuma suka aja liat dia, itu aja kok. Nggak lebih…(rona mukanya pun mulai memerah)”
“hmm…udahlah yu…bilang aja nggak apa-apa kok…kayaknya dia juga masih jomblo kok…hihihihih”(dasar Nola usil…)
“yaa ampuunnn nihhh anak……”(yumi yang udah gemes dari tadi akhirnya mencubit Nola)
Yah itulah sepenggal pertemuan mereka yang ternyata membuat Yumi dan ka’ Debo (sapaan yang Yumi panggil untuk seniornya itu) akrab. Semakin sering berkomunikasi dengan k Debo membuat Yumi semakin membuatnya ingin mengenal sosok Debo yang menarik itu.
***
Malam itu Yumi sedang mengecek E-mail yang baru saja dikirim oleh Debo untuknya. Isinya adalah materi kuliah yang Debo janjikan. Yah, mereka memang selalu saling berbagi informasi akhir-akhir ini.
Pagi itu dikampus Yumi dikejutkan dengan suara Nola,”yaaa….smsan dengan siapa ayooo pagi-pagi gini???”
“dasar Nola, ngagetin aja! (gumam Yumi dalam hati)”
Nola setengah melirik ke layar ponsel Yumi
“ouwh…sie kakak Debooo…rajin yah dia?!”
Kata Nola sedikit menyidir
“ah, tidak juga kok, ini karena dia ada perlu aja…”
“tapi kenapa harus kamu coba yang dia mintai tolong? Kenapa tidak orang lain gitu?! Kan teman-temannya yang masih kuliah banyak…udah, pasti ada apa-apakaaan??? Atau mungkin dianya suka ama kamu kali?!”
Cerocos Nola panjang lebar. Asas praduga tak bersalah. Saat ini Debo telah lulus dan berhasil meraih sarjananya dengan gelar cumlaude.
“aku juga nggak tau kenapa dia minta tolongnya sama aku, lagi pengen aja kali. Lagian aku sama k Debo itu hubungannya simbiosis mutualisme …hehehehe.”
Jawab Yumi sekenanya.
***
Hari-hari yang dilalui Yumi semakin penuh warna dengan hadirnya Debo dalam kehidupannya. Sosok pria ganteng ini memang kerap kali memberinya semangat kala Yumi merasa down ataupun pesimis akan sesuatu. Debo pulalah yang senantiasa menemaninya dikala sedih, susah dan senang, bahkan Debo yang kadang membantunya setiap ada kesulitan dalam tugas-tugas dari kampus ataupun urusan akademik dikampus. Yah semua gara-gara Debo, senior yang berhasil menerobos dinding hati Yumi yang selama ini berdiri kokoh. Akhirnya Yumi kembali dapat melanjutkan hidupnya, walaupun dia tidak ingin berharap terlalu jauh dengan seniornya itu. Dia takut terjatuh dalam lubang yang sama lagi untuk kedua kalinya.
_Miftah_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar